Jadi Baik Seutuhnya

“Kebaikan adalah warisan terindah untuk jiwa yang merdeka.”
Jadi baik seutuhnya itu memang tidak mudah. Terutama, menjaga hati ini tetap bersih dan tindakan tetap terpuji lahir batin, bahkan saat kita diperlakukan tidak baik.
Membalas kebaikan dengan kebaikan itu adalah hal biasa. Tapi tetap memancarkan kedamaian saat dizalimi itu adalah bukti, bahwa kebaikan adalah identitas sejati kita.
Dengan memilih untuk tidak membalas, kita menolak dikendalikan oleh keburukan orang lain. Kita memilih untuk tetap menjaga kemurnian jiwa.
Pribadi yang baik seutuhnya adalah pilihan sadar diri agar kita terus memancarkan damai, di tengah dunia yang penuh gelombang ujian.
Jadi, kebaikan sejati itu bukan tentang siapa yang kita kalahkan, melainkan tentang siapa yang kita sembuhkan dengan hati kita.
Berkah Dalem.
Jlitheng/Koko Miko
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.