Jadi Pelayan itu Bagaikan Air

“Bagaikan air,” begitulah sejatinya seorang pelayan umat yang telah selesai dengan dirinya sendiri. la mengalir hening ke tempat yang paling rendah, membasahi tanah yang gersang, dan memberi kehidupan tanpa pernah menuntut balasan.
Ketika kompas batin Anda sekokoh sifat air, Anda jadi pribadi yang lentur namun tidak tergoyahkan; selalu mampu meliuk luwes melewati bebatuan ujian, tapi tetap setia pada kodrat murni untuk menyejukkan jiwa-jiwa yang dahaga.
Jadi bagaikan air itu berarti berani mengalir mendalam (larut) ke palung kebutuhan umat tanpa pernah terseret arus dunia yang keruh (tidak hanyut).
Air selalu menemukan jalan untuk menembus sumbatan konflik dan melunakian kekerasan hati melalui kesejukan kasih.
Akhirnya, pelayanan yang mengalir ini akan membawa jiwa Anda pada muara kedamaian yang sejati; sebuah ziarah pengabdian yang senantiasa memancarkan berkah bagi sesama.
Berkah Dalem.
Jlitheng/Koko Miko
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.