Tuhan sedang Menantimu dengan Ampunan-Nya

“Ketika hidup terlalu mudah untuk dijalani, banyak tawaran duniawi memikat hati dan keinginan, maka Tuhan dilupakan. Ketika semua kenikmatan duniawi itu sirna, maka mungkin Anda sudah terlambat untuk berbalik kepada Tuhan dalam sebuah pertobatan. Karena itu, pandanglah hari esok sebagai hari terakhirmu agar Anda didapati siap setiap saat Tuhan mau meminta pertanggungjawabanmu.”

Dalam Injil, Yesus mengencam beberapa penduduk kota yang bebal hati, sehingga tidak bertobat sekalipun Yesus melakukan mukjizat di Khorazim, Betsaida dan Kapernaum. Kebebalan hati itu mengungkapkan kesombongan manusia yang mengandalkan kemampuan sendiri dan melupakan Allah.

Firman Tuhan mengajak kita untuk sadar akan beberapa hal ini:

  • 1) Sampai kapan pun Allah menanti kita datang kepada-Nya melalui jalan pertobatan. Bila kita memilih untuk tidak bertobat, maka pedang keadilan Allah akan menanti kita di akhir hidup ini;
  • 2) Pengampunan akan mengubah kita jadi manusia baru. Tapi kunci untuk mendapatkan pengampunan adalah pertobatan;
  • 3) Pertobatan adalah ketukan pada pintu pengampunan Allah, tapi adalah tugas kita untuk melangkah dengan perbuatan baik ke hadirat Allah.

Akhirnya ingatlah kata-kata Paus Fransiskus, ” Allah tidak pernah bosan mengampunimu. Ia senantiasa menantimu untuk berbagi ampunan-Nya kepadamu.”

Jangan pernah berlambat, Kawan!

Monsignor Inno Ngutra, Pr