Yesus Bukan Lawan Sepadan Roh Jahat

Seorang Pastor diundang satu keluarga untuk berdoa dan mengusir roh jahat yang merasuki salah seorang anggotanya. Pastor itu membawa peralatan yang diperlukan seperti air suci, salib Yesus, jubah dan stola. Begitu orang yang kerasukan itu melihat Pastor datang dari depan rumah, ia menampakkan wajahnya seperti seseorang yang ingin berperang melawan musuh. Ia terlihat sangat kuat.

Pastor itu tampak tenang di hadapannya. Ia berbicara dan yang ke luar dari mulutnya ialah firman Tuhan, sehingga membuat orang yang kerasukan itu diam. Keberaniannya makin berkurang dan membuatnya jadi lemah. Ia lalu menjatuhkan dirinya ke tempat tidur. Sementara itu Pastor tetap berdoa dan berulang kali mengucapkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Yesus bekerja di dalam diri Pastor itu. Yesus adalah Tuhan, jadi sama sekali ia tidak dibuat gemetar, takut atau lari oleh roh-roh jahat. Yesus sayang kepada orang yang sakit, sementara roh jahat tidak mendapatkan sayang, tapi teguran, hardikan dan tekanan untuk ke luar. Roh jahat sendiri lebih dahulu ketakutan melihat Yesus. Ia tahu, Yesus jauh lebih kuat, maka ia takut. Roh jahat juga sering memohon dikasihani oleh Tuhan.

Sungguh jelas, bahwa roh jahat yang sejahat apa pun, ia bukan lawan sepadan Yesus Kristus. Keuntungan ada di pihak kita yang jadi pengikut Kristus. Kita selalu berpaling kepada Yesus untuk memakai kekuatan-Nya, melalui wakil resmi-Nya yaitu Imam, untuk mengusir roh jahat yang merasuki manusia. Atau setiap orang yang percaya dapat langsung mengusir godaan dan yang kerasukan roh jahat dalam nama dan kuasa Yesus Kristus.

Tuhan Yesus memberikan rahmat dan kekuatan untuk pengusiran roh-roh jahat atau setiap pengaruh jahat melalui Sakramen-sakramen di dalam Gereja. Secara khusus melalui Sakramen permandian, Tobat dan Ekaristi, kita sudah dipenuh oleh kuasa Allah yang Maha Tinggi untuk melawan setan dan segala kekuatannya. Ada banyak peran yang kita mainkan dalam pengusiran pengaruh jahat di dunia ini, misalnya melalui pengetahuan dan kebijaksanaan, dengan doa dan bekerja, dalam kedewasaan dan rela berkorban, serta dengan disiplin dan kesetiaan.

Pekerjaan mengusir roh jahat dan pengaruh dunia yang mematikan adalah tugas yang sangat besar. Pada waktunya masing-masing, Yesus dan Nabi Amos bekerja sendiri dalam menunaikan tugas tersebut. Saat ini yang mewakili Tuhan Yesus dan Nabi Amos sudah sangat banyak, yaitu kita semua. Kita harus dapat menjalankan tugas penting ini, sambil Tuhan sendiri yang membimbing kita, karena bagaimana pun Tuhan harus menang.

“Ya, Bapa, penuhilah kami dengan kuasa-Mu, sehingga mampu melawan segala pengaruh jahat yang dibawa roh-roh jahat dan segala tipu muslihatnya. Amin.”

(Verbum Veritatis oleh RP. Komunitas SDB-Salesians of Don Bosco)