Percaya akan Kuasa Iman

Dalam Injil, kita membaca dua mukjizat Yesus yang saling terkait. Pertama, seorang yang meninggal dibangkitkan. Kedua, di tengah perjalanan untuk membangkitkan putri pemuka itu, seorang perempuan yang sudah dua belas tahun menderita pendarahan juga mendekati Yesus dengan iman yang besar dan percaya, bahwa hanya dengan menyentuh jubah Yesus, ia akan sembuh.
Yesus merespons kedua orang ini dengan penuh kasih dan kuasa. Ia menyembuhkan perempuan itu dengan mengatakan, “Imanmu telah menyelamatkan engkau.” Lalu Ia membangkitkan anak pemuka tersebut dari kematian. Kedua peristiwa ini mengajarkan kepada kita tentang kuasa iman dan keberanian untuk percaya, bahwa Tuhan dapat melakukan mukjizat dalam hidup kita, meskipun situasi tampak tidak mungkin.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada tantangan dan kesulitan yang membuat kita merasa putus asa. Tapi seperti perempuan yang percaya, bahwa sentuhan Yesus akan menyembuhkan, atau pemuka yang tetap berharap, meskipun anaknya sudah mati, kita juga diajak untuk memercayakan hidup kita kepada-Nya.
“Ya, Tuhan, kami datang kepada-Mu dengan iman yang penuh harapan. Ajar kami untuk tetap percaya dan mengandalkan kekuatan-Mu dalam setiap situasi hidup kami. Mampukan kami jadi saksi iman bagi orang-orang di sekitar kami. Amin.”
Ziarah Batin
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.