Kelana Kampung dan Kota -74
Simply da Flores
Merayakan Ruang dan Waktu

1.
Menulis dan Melukis Peristiwa

Kepada-Mu…
Sang Hyang Maha Sejati
aku datang sujud memohon
Ajarkan aku mampu menulis
kata dan kalimat jadi kisah cerita
tentang aneka suka duka peristiwa
dalam setiap jejak langkah kelanaku

Kepada-Mu…
Sang Hyang Maha Luhur
Aku datang berlutut meminta
Ajarkan aku memakai kuas warna dan kanvas
untuk bisa melukis sosok wajah kejadian
dalam setiap tapak ziarah pribadi

Wahai, Sang Pemilik Ruang
dalam ridho-Mu aku bernafas dan melangkah
diseret roda tanya menggelora
Wahai, Sang Empunya Waktu
dalam izin-Mu, aku berkelana
mengejar jawaban rindu damba
Entah…
adakah fakta dan misteri bermakna
menjelma dalam setiap pengalaman dan peristiwa

2.
Dalam Kata dan Angka

Kado Sederhana untuk HUT 85
Presiden Penyair

Percik cahaya itu bersama embun singgah di daun
Lalu…
ada yang memberi nama
ada yang sematkan kata dan angka
Ruang dan waktu dicatat dengan kisah cerita
Meskipun tak mampu merangkul semua peristiwa
Satu Nur Ilahi menjelma dalam lahirnya seorang anak manusia

Ada ungkapan kata dan angka damba
Umur manusia itu 70 tahun
jika kuat jadi 80 tahun
Tetapi…
faktanya banyak yang melewati hingga 100
Ada yang mau hidup 1000 tahun lagi
dan Presiden Penyair merayakan HUT 85
Selamat berbahagia atas angka dan kata
dalam aneka kisah cerita kelana
Menulis jejak langkah nafas dengan kata dan angka

Antara waktu lahir dan rayakan HUT
ada lagi kata dan angka tercatat
entah pada kue dan kartu ucapan
entah pada doa sujud syukur
entah pada senyum ceria dan wajah gembira
entah pada ayat syair dan bait puisi
Dan
Kata-kata itu meliuk gemulai
Ucapan itu menari lincah gesit
Doa dan mantra berlompat bersorak terbang
dengan warna-warni makna seperti pelangi

Selamat Ultah Bung Sutardji Calzoum Bachri
Semoga sehat, dan bahagia
Syukur kepada Allah