“Jangan pernah berhenti memberi dan berbagi, maka Tuhan pun tidak akan berhenti memberkatimu.”
Setelah Yesus memberikan syarat ketat kepada mereka yang mau mengikuti-Nya, Ia juga memberikan jaminan kesejahteraan, baik bagi para utusan-Nya maupun mereka yang melayani utusan-Nya. Kata-Nya, “Barang siapa memberi air sejuk secangkir saja kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sungguh, ia tidak akan kehilangan upahnya.”
Firman ini sungguh terbukti dalam pengalaman para utusan Tuhan, teristimewa para Pastor yang mendapatkan banyak kebaikan dari umat. Bukan karena semata-mata jabatan mereka, melainkan karena keyakinan dalam diri umat, bahwa mereka akan mendapatkan imbalan dari Tuhan.
Kisah kebaikan Nyonya rumah yang menyediakan tempat bagi Nabi Elisa, maka perempuan itu mendapatkan janji Elisa, “Tahun depan, waktu seperti ini juga, engkau akan menggendong seorang anak laki-laki.”
Firman Tuhan yang harus kita yakini adalah:
- 1) Sebagai seorang utusan atau murid Tuhan, kita harus memiliki keyakinan, bahwa Tuhan memberi jaminan kepada kita bukan hanya di dunia ini, melainkan juga di akhirat;
- 2) Utamakan Tuhan dan pewartaan Firman-Nya dalam hidup ini agar Dia, Sang Pemilik Firman akan mengutamakanmu dalam berkat dan rahmat-Nya;
- 3) Untuk Tuhan dan Gereja-Nya, serta para utusan-Nya, janganlah tanggung-tanggung untuk membantu mereka. Anda membantu mereka, maka Tuhan memberkati Anda;
Akhirnya yakinlah, bahwa Firman-Nya akan terpenuhi, “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kehendak-Nya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu.”
Sungguh, menanti pertolongan Tuhan dengan diam adalah cara terbaik untuk makin dekat dengan-Nya.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

