Dalam Injil, Yesus berkata, “Janganlah kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing, dan janganlah kamu memberikan barang berharga kepada babi.”
Yesus mengajarkan kepada kita tentang memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan. Dengan kata lain, Yesus mengajarkan kepada kita untuk tidak membuang anugerah Tuhan kepada orang yang tidak pantas. Kita juga perlu menjaga kebenaran dan kebijaksanaan yang diberikan Tuhan kepada kita. Selain itu, kita juga harus saling mengasihi dan memperlakukan orang lain dengan baik, sebagaimana kita ingin diperlakukan.
Jalan kebenaran itu memang sempit dan sulit. Sebaliknya, jalan menuju kehancuran itu terbuka lebar dan mudah. Tentu saja kita harus memilih jalan kebenaran dengan taat pada ajaran Tuhan.
Dalam kisah tentang penyerangan Asyur terhadap Yehuda, dan bagaimana Hizkia, Raja Yehuda itu berdoa kepada Tuhan dan Tuhan mendengarkannya dengan mengutus Malaikat untuk menghancurkan tentara Asyur; memperlihatkan bagaimana Allah yang Maha Kuasa melindungi dan menyelamatkan umat-Nya. Allah tidak pernah meninggalkan kita, bahkan di saat sulit sekalipun. Keyakinan dan doa-doa kita kepada-Nya mendatangkan pertolongan. Dengan mengamalkan ajaran Tuhan, kita akan mendapatkan keselamatan dan kehidupan kekal.
Allah Yang Maha Kuasa, tambahkanlah iman dan keyakinan kami untuk selalu setia melaksanakan kehendak-Mu. Kami percaya bahwa Engkau akan selalu menolong kami dalam situasi apa pun. Amin.
Ziarah Batin

