“Atas kesalahan dan dosa yang sama, kadang kita menggunakan standar ganda; Cenderung menghakimi orang lain, tapi sangat mudah memaafkan diri sendiri.”
Nasihat dan teguran Yesus kepada kita sangat jelas, “Janganlah kamu menghakimi supaya kamu pun tidak dihakimi, karena ukuran yang kamu pakai untuk menghakimi juga akan dipakai untuk menghakimu,” atau “Ke luarkan dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”
Sabda Yesus ini menyadarkan kita, bahwa:
- 1) Setiap orang pasti memiliki kesalahan dan dosa sekecil apa pun itu, karena jika engkau tidak berdosa lagi maka tempatmu bukan di dunia ini tapi di Surga.
- 2) Adalah baik menasihati orang lain, tapi lebih dahulu periksalah kata, sikap dan perbuatanmu atas masalah yang sama.
- 3) Jangan pernah menganggap diri lebih suci dari orang lain. Berjuanglah untuk jadi kudus, karena yang menilai rangking kekudusanmu adalah Allah sendiri di akhir hidupmu.
Akhirnya ingatlah akan nasehat Santa Teresa dari Kalkuta, “Jika kau terus menghakimi orang, kau tidak mempunyai waktu untuk mencintai mereka.”
Monsignor Inno Ngutra, Pr

