“Satu hal yang harus kita yakini, jika kita adalah citra Allah, maka tidak mungkin Allah membenci kita, walaupun mungkin bagi dunia dan banyak orang kita tak berarti apa-apa, karena kekurangan, kelemahan, dan bahkan dosa-dosa kita.”
Pernahkah di suatu pagi kita bangun dan melihat sekuntum bunga indah yang mekar di pagi hari dan layu di waktu sore dan malam? Pernahkah Anda memiliki binatang piaraan dan sangat sayang padanya, tapi tiba-tiba ditabrak mobil dan mati seketika? Semuanya tumbuh dan mekar, tapi akan layu dan mati tak berkesan. Lalu, apakah manusia; engkau dan aku seperti bunga dan binatang? Pasti tidak! Kita mempunyai dasar kenapa dilahirkan, alasan kenapa hidup, serta tujuan yang ingin kita capai baik di dunia maupun akhirat. Firman-Nya, “Sebab itu janganlah takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit.”
Kita diingatkan, bahwa:
- 1) Kita ini unik dan sangat berharga di mata Tuhan, karena kita adalah citra Allah;
- 2) Janganlah nodai dan dirusak citra Allah di dalam diri ini dengan dosa;
- 3) Dalam keadaan apa pun Anda saat ini, meski cemas, takut, sakit dan menderita, percayalah bahwa Tuhan tidak pernah jauh darimu;
- 4) Ia selalu mendatangimu baik lewat sesama maupun berbisik di kedalaman hatimu, “Jangan takut!” karena Ia besertamu selalu.
Akhirnya, jika engkau berharga di mata Tuhan, maka janganlah membuat dirimu murah dan tidak berarti di hadapan sesamamu.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

