“Jika kita sangat percaya, bahwa Allah itu Pencipta dan Pemilik semua yang kita perlukan, maka kita cukup bersyukur dan berserah kepada-Nya setelah berusaha, karena Ia pasti tahu yang harus diperbuat bagi kita. Tapi faktanya, kadang kekhawatiran dan ketakutan itu melemahkan iman kita.”
Untuk semakin meyakinkan, mari kita mendengar sabda peneguhan dari Tuhan: “Janganlah khawatir akan hidupmu, akan yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah khawatir pula akan tubuhmu, akan yang hendak dipakai. Bukankah hidup itu lebih penting daripada makanan dan tubuh itu lebih penting daripada pakaian?” (Mat. 6: 25). Meski demikian, kemanusiaan kita membawa pada kekhawatiran dan ketakutan, maka Ia kembali meyakinkan kita dengan bersabda: “Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, tapi diberi makan oleh Bapamu yang di Surga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?” (Mat. 6: 26).
Semua yang diperlukan itu akan didapatkan, karena itu yang harus kita perbuat: “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Mat. 6: 33) untuk semakin meyakinkan kita akan kuat kuasa-Nya, Ia bersabda: “Jadi, jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu” (Mat. 6: 30).
Percayalah, bahwa Tuhan Bapamu tidak akan meninggalkanmu dalam keadaan apa pun yang dialami saat ini maupun di masa yang datang. Jika Ia telah menolong, maka saat ini sedang menolongmu, dan pasti Ia akan tetap menolongmu.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

