Oleh Simply da Flores
Red-Joss.com | Pengalaman spiritual atau religius adalah bagian hakiki kehidupan manusia. Sebuah berkat kodrati bagi pribadi untuk menyadari relasi dengan Sang Pencipta, Penyelenggara dan Tujuan kehidupan ini. Ada banyak cara mengungkapkan relasi itu, termasuk mempertanyakan dan mengkaji khasanah pengalaman spiritual itu. Lalu, saya coba tuliskan renunganku dalan sajak:
Perlukah Tuhan Dicari?
Apa dan siapa itu Tuhan
tidak ada jawaban pasti
Karena ada ribuan nama
yang diberikan untuk Tuhan
Karena kata Tuhan yang sama
dipahami maknanya berbeda-beda
Karena untuk Tuhan itu
ada bermacam ragam ritual
ada juga ribuan sesaji sembah
Karena tentang Tuhan itu
bermacam model kisah ceritanya
ada beraneka kitab ajaran
serta rupa-rupa wujud simbol
bahkan bermacam rupa wajah
Perlukah Tuhan dicari
dengan ketakukan kegentaran
dengan damba rasa ingin tahu
dengan rindu pesona harapan
dengan kotbah penuh semangat
dengan keyakinan penuh gelora
dengan aneka bangunan megah
Bahkan
dengan segala metode iklan
untuk meyakinkan orang lain
Atau dengan pemaksaan kehendak
serta ancaman ganas senjata
dan saling perang membunuh
“Atas nama Tuhan itu”
Tuhan yang maha kuasa
Tuhan yang memiliki segalanya
Namun
diperlakukan seperti tidak berdaya
didandani dengan berbagai atribut
Ada yang sesumbar membela-Nya
Ada yang heroik menolong-Nya
Ada yang mampu mengatur-Nya
Ada yang menjadi penasehat-Nya
Ada yang jadi agen promosi
serta menggebu memasarkan-Nya
Apa dan siapa Tuhan
Ada yang mengaku pemilik Tuhan
dan hanya Tuhan-nya yang benar
lalu mengkafirkan yang lain
Bahkan
sangat berhak membunuh orang lain demi nama Tuhan-nya
Tuhan yang Maha Adil
menjadi alasan tindakan kejahatan
Tuhan yang Maha Pengasih
jadi alasan iri dendam permusuhan
Tuhan sesuai selera nafsunya
Tuhan seperti pikiran egoisnya
Perlukah Tuhan dicari?
Ketika matahari bulan bintang
ada untuk semua orang
Ketika lahir hidup mati insan
tidak diminta dan terjadi
Ketika bumi menggendong semuanya
Ketika nyata kita saling membutuhkan
Ketika fakta kita saling melengkapi
Ketika udara ada untuk nafas semua orang
Ketika air tersedia bagi dahaga kehidupan
Ketika makanan dari alam bumi ini
Ketika mata begitu kecilnya
dan tak mampu melihat semuanya
Ketika selera tak terbatas
dalam pribadi yang terbatas ini
Dan
Apakah Tuhan mau dicari?
Tuhan ituโฆ
Sawah ladang bagi petani
Danau dan laut bagi nelayan
Tungku dan api bagi pemasak
Air susu bagi sang bayi
Kasih orangtua bagi anak cucu
Persahabatan hangat antar pribadi
Persaudaraan bagi semua manusia
Senyum tulus dari hati ikhlas
Kerelaan saling mengampuni kesalahan
Saling menghargai harkat martabat
Selaras harmoni dengan alam
Tuhan ituโฆ
Asal tujuan dan penyelenggara
Ada di dalam pribadi dan sesama
Ada dalam seluruh alam semesta
Perlukan Tuhan dicari?
Apa dan siapa Tuhan itu
di dalam diri pribadi kita
di dalam segala isi semesta
melampau segala yang ada
Makaโฆ
Tuhan tidak perlu dicari
Hanya perlu pribadi menyadari
lalu berterima kasih dan bersyukur
dengan jujur tulus ikhlas
Tanpa mengganggu siapa pun
Tanpa merusak apa pun
Bahkan berjuang menjadi berkat
selama masih diberi hidup
…
Foto ilustrasi: Istimewa

