“Janda miskin itu memberikan seluruh hidupnya, karena ia percaya Bapa akan memeliharanya.”
Allah yang Maha Rahim, Putra-Mu menunjukkan kepada kami dua cara hidup yang sangat berbeda:
Yesus memperingatkan para murid-Nya tentang para ahli Taurat. Mereka senang dihormati, dipuji, dan dianggap penting. Mereka tampak saleh di hadapan banyak orang, tapi hatinya sibuk mencari kepentingan diri sendiri daripada melayani sesama.
Putra-Mu menunjuk seorang janda miskin. Tidak ada yang memperhatikannya dan memuji persembahannya. Tapi justru dialah yang dipuji oleh Yesus.
Orang lain memberi dari kelebihan mereka. Tetapi janda itu memberi dari kekurangannya. Bahkan ia memberikan seluruh nafkahnya. Ia menyerahkan masa depannya ke dalam tangan-Mu, karena percaya Engkau akan memeliharanya.
Bapa, kisah Injil ini bukan terutama tentang uang, melainkan tentang iman dan kepercayaan. Dua keping uang kecil itu mengungkapkan hati yang sungguh berserah kepada-Mu. Janda itu yakin, bahwa kasih dan penyelenggaraan-Mu jauh lebih besar daripada segala kekurangannya.
Putra-Mu, Yesus juga memberikan segalanya demi keselamatan kami. Menjelang akhir hidupnya, Santo Paulus berkata penuh keyakinan, “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir, dan aku telah memelihara iman.”
Ajarlah kami hidup seperti janda itu dan Santo Paulus. Dalam keadaan mudah maupun sulit, bantulah kami untuk selalu sadar, bahwa kami hidup di hadapan Allah dan Kristus Yesus. Bebaskan kami dari keinginan untuk mencari pujian, pengakuan, dan kepentingan diri sendiri.
Tambahkanlah iman kami agar berani mempercayakan seluruh hidup kepada-Mu: waktu, kemampuan, harta, keluarga, dan masa depan kami. Semoga hidup kami jadi persembahan yang berkenan kepada-Mu, bukan karena besarnya yang kami berikan, melainkan karena besarnya kasih dan kepercayaan kami kepada-Mu.
Kami mohon semuanya ini melalui Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

