1.
Keadilan dikejar dan dicari manusia
Kisah cerita keadilan pun bermacam ragam
sesuai definisi, bahasa dan tradisi di setiap kepala
Ada keadilan kakek nenek leluhur
diwariskan dalam tradisi adat budaya
Ada keadilan menurut agama
seperti diajarkan para suci tokoh agama dan Alkitab
Ada keadilan keluarga dan suku
dipraktekkan orangtua dan sesepuh suku
Ada keadilan komunitas masyarakat
dibiasakan dalam kehidupan kelompok
Ada keadilan di tempat kerja
sesuai aturan pemilik badan usaha
Namun …
Ada keadilan menurut hukum negara
seperti yang dikehendaki para pejabatnya
Ada keadilan teori akademis
biasa diajarkan di sekolah dan buku pelajaran
Ada keadilan mitos dan imajinatif
yakni yang didambakan sesuai harapan setiap pribadi
Entah…
apa itu keadilan menurut kita sebagai manusia di negeri ini
Seperti apakah sosok dan wajah keadilan itu?
2.
Keadilan berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa
Mantra sakti untuk kehidupan berbangsa dan bernegara
karena tertera berdasarkan sila pertama Pancasila
yang jadi dasar negara Republik Indonesia
yang katanya sebagai sumber dari segala sumber hukum NKRI
Terucap dalam sumpah jabatan para pejabat NKRI
yang disaksikan sesama pejabat dan seluruh rakyat
Tertulis di lembaran resmi pengadilan negara
yang harus jadi pegangan tugas para penegak hukum
Tetapi…
Keadilan hilang sosok wajahnya entah ke mana
sering tak nampak dalam kebijakan serta ucapan dan tindakan tugas
Ketuhanan yang Maha Esa terbuang
entah di dalam laci atau tempat sampah
entah diinjak bersama debu tanah
entah dimutilasi dan ditenggelamkan di samudra luas
Keadilan dan Ketuhanan telah diganti isinya
dengan ‘Keuangan berdasarkan pertemanan dan jumlah pembagian’
Kata Keadilan dan Ketuhanan hanya bunyi tanpa makna
Rakyat terus menantikan Sang Ratu Adil
3.
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Kalimat cita-cita proklamasi bangsa dan NKRI
seperti tertulis di sila kelima Pancasila
Sering terdengar saat pidato pejabat kenegaraan
juga terucap di panggung kampanye politik
Sudah delapan puluh tahun NKRI merdeka
Aneka program pembangunan dicanangkan
Anggaran terus dikelola dan dibunyikan
Pejabat semua lembaga negara silih berganti
Ada pegawai yang dibayar dengan uang rakyat
Ada polisi dan tentara menjaga keamanan bangsa dan kedaulatan negara
Tetapi…
Hukum terus tajam ke rakyat dan tumpul kepada yang punya kuasa dan harta
Korupsi terus merajalela dan dibanggakan para pelaku
Banyak hak rakyat justru dirampok dengan aturan dan kebijakan pembanguan
Kekayaan sumber daya alam dan hak milik rakyat terus dikuras
entah hasilnya untuk kenikmatan siapa
Kemiskinan terus bertambah, harga sembako tidak tentu dan ekonomi makin terpuruk
Angka pengangguran bertambah dan lapangan kerja susah
Jumlah rakyat yang tertinggal dan terpinggirkan makin bertambah
Entah…
di mana bersembunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
4.
Keadilan bagi yang sedang lara nestapa dan mati
Air mata rakyat sederhana telah jadi kolam dan mengalir ke samudra raya
karena tak mendapatkan sosok wajah keadilan
Ketika jadi korban kriminal di masyarakat dan tempat kerja
Ketika tanah dan kekayaan alamnya dirampok oleh pengusaha tamak
karena medapat izin dari negara demi kebijakan pembangunan
Ketika tak mendapatkan pekerjaan serta jaminan pendidikan dan kesehatan
Ketika uang pembangunan dikorupsi dan proyek-proyek terbengkalai
Ketika hutan gundul dan kehilangan tempat mencari rezeki
karena diambil negara demi program strategis nasional
Ketika para pejabat negara berkolusi dan korupsi anggaran yang seharusnya untuk keperluan kesejahteraan rakyat
Ketika nyawa sanak saudara hilang karena bencana alam banjir atau mati tertembak dengan cap pemberontak terhadap negara
Keadilan seperti hanya mimpi dan harapan kosong
Tetapi…
dalam kenyataan ada banyak kisah galau dan membingungkan
Maka ada yang menulis akronim sindiran
KUHAP artinya kalau ada uang, habis perkara
HAKIM artinya hubungi aku, kalau ingin menang
JAKSA artinya Jika anda kalah, sogoklah aku
Pengacara artinya pengatur anggaran cuan, ayat hukum dan rahasia
Dan
setiap perkara di pengadilan akan diputuskan menurut suara hati para hakim
Semua keputusan perkara bisa diatur, jika anda mempunyai koneksi dengan pejabat negara dan para penegak hukum
Maka …
Pengadilan ditentukan oleh kuasa jabatan dan uang dan relasi
Meskipun…
Keadilan berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa
Entah…
Tuhan ada di mana dan ke mana
Masihkah Tuhan Maha Esa dan Maha Adil
Kapan datangnya Ratu Adil di negeri ini?

