”Jika tidak ada Surga, lalu mengapa kita harus beriman dan hidup takut akan Tuhan? Karena Yesus sendiri yang memberitahukan, bahwa ada kehidupan kekal, marilah kita hidup dan berbuat baik, sehingga kebahagiaan dirasakan di dunia dan keselamatan jiwa jadi milik kita setelah kematian badan.”
Tentang janji untuk menerima kehidupan kekal itu, dikatakan oleh Yesus dalam Injil: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau perempuan, Ibunya atau Bapanya, anak-anaknya atau ladangnya, orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, Ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal” (Mrk. 10: 29-30).
Beberapa hal yang perlu dipikirkan dan direnungkan, yakni:
- 1) Syukurilah dan jangan mengeluh, bila Tuhan memanggil dan memilihmu untuk melayani dalam karya perutusan Kristus di dunia ini melalui Gereja-Nya;
- 2) Tetap setia melaksanakan yang Tuhan percayakan kepadamu;
- 3) Tetap memiliki pengharapan berdasarkan iman, bahwa semua yang Anda korbankan dalam pelayanan pasti akan mendapatkan ganjaran mahkota kemuliaan di Surga kelak.
Biarlah deritamu dalam pelayanan jadi tangga untuk mendapatkan kehidupan kekal di akhirat. Tetaplah berpengharapan dalam iman akan Yesus.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

