Oase Pentakosta:Menembus Pintu Terkunci

“Ketika hari sudah malam… berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci, karena mereka takut…” (Yohanes 20: 19).

Mari kita membawa pertanyaan ini ke dalam aktivitas kita sepanjang hari: “Pintu apa di dalam hidup saya yang saat ini masih terkunci rapat, karena rasa takut atau ego?”

Serahkanlah kunci itu kepada Roh Kudus.

Biarkan angin segar-Nya masuk, membersihkan debu-debu kecemasan kita, dan memperbarui semangat hidup agar kita jadi pembawa damai di tengah keluarga dan lingkungan sekitar.

“Ya, Roh Kudus, masuklah ke dalam ruang-ruang hati kami yang masih terkunci oleh kecemasan dan kepahitan. Hembuskanlah kedamaian-Mu, nyalakanlah kembali api kasih yang mulai padam, dan mampukanlah kami jadi saksi-Mu yang membawa sukacita bagi sesama. Amin.”

Berkah Dalem.
Jlitheng