Ungkapan “Gusti Nyuwun Welas” adalah kerendahan hati terdalam hamba yang mengakui ketergantungan penuh pada belas kasih Tuhan.
Tuhan tidak melihat seberapa sering kita jatuh, melainkan ketulusan untuk bangkit. Kasih-Nya adalah oase penyembuh luka, penguat, dan pengharapan baru.
Kesadaran akan kasih Tuhan yang besar menggerakkan kita untuk jadi pribadi yang penuh pengampunan dan pengertian bagi sesama.
“Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!” (Mazmur 51: 3).
Berkah Dalem.
Jlitheng

