Oleh Simply da Flores
Red-Joss.com | Tentang bisa berbuat salah, keliru, dan jahat adalah fakta kodrati manusia. Semua orang terlahir dalam keterbatasan dan potensi nyata bisa khilaf, keliru, salah dan berbuat jahat. Meskipun, tak pernah ada yang minta dilahirkan jadi penjahat atau selalu berbuat salah. Maka, ada aneka hukum untuk mengingatkan dan mengatur perilaku.
Atas adanya fakta penjara, tempat bagi yang bersalah dan dihukum, atau yang disebut para nara pidana, saya melihat dari sudut pandang berbeda. Lalu, saya tuliskan dalam renunganโฆ
Para Napi: Nabi dan Berlian Kehidupan
Gedung penjara di mana-mana
tempat para para nara pidana
entah apa pun bentuk kesalahannya
Proses pengadilan hukum negara
telah putuskan sebuah fakta
Ada pelanggaran yang dilakukan
Ada korban yang dirugikan
Ada waktu hukuman penjara
Ada yang seumur hidupnya
Bahkan
ada yang dihukum mati
Kepadamu sekalian para terdakwa
serta semua nara pidana
Apa pun salahmu dan hukumanmu
Aku nyatakan pikiran pendapatku
Anda “nabi dan berlian” kehidupan
ini sekeping makna nurani
ini sepotong doa sanubari
Atas nama misteri semesta
Kukatakan kalian adalah “Nabi”
Karena tidak seorangpun minta dilahirkan ke dunia
Tidak ada yang mau berbuat salah
Tidak ada yang bertekad jadi pelaku kejahatan
Tidak ada yang mau hilang
harkat martabat pribadi
karena diadili dan dipenjara
Tak seorang pun mau terlahir menjadi penjahat
Namun,
kalian adalah jawaban misteri
Nabi yang deklarasikan makna
manusia mempunyai kelemahan
manusia bisa salah kelirua
manusia bisa lakukan kejahatan
Hanya demi ada dan menjadi
Hanya demi jawabi kenyataan
Hanya perankan lakon semesta
di antara sesama yang lain
Kunyatakan kalian adalah “berlian”
Batu alam yang istimewa
Ciptaan Sang Maha Misteri
yang sama dengan semua
manusia yang terlahir ke bumi
Berharga dan sungguh unik
tidak tergantikan siapa pun
Alam semesta terus menggosok
Sesama saudara yang membentuk
Waktu yang mendandani pesona
Ruang yang tampilkan peran
menjadi berlian makna kehidupan
Menghiasi peradaban manusia
rindu damba hakiki kodrati
Wahai para Nabi dan Berlian
Hukum negara mengadili kalian
diputuskan bersalah dan penjara
ada yang dihukum mati
Ukurannya dari manusia
salah benar, menang kalah
Hukum agama pun mengadili
atas dasar ajaran suci
baik jahat, suci dan dosa
Hukum sosial budaya pun mengadili
sesuai hukum adat budaya
juga norma etika sosial
Padahal
ketika terjadi satu kasus
ketika berbuat salah keliru
dirimu sudah mengadili hidupmu
hukum alam semesta pun mengadili
Wahai para terdakwa dan napi
atas nama hukum semesta
Kunyatakan kepada semua
Kalian adalah Nabi dan Berlian
Nabi bagi rahasia kodrati
Berlian bagi misteri kehidupan
Dan
kami semua di luar penjara
sebenarnya sedang diadili kalian
Karena
merasa lebih baik pribadi
yakin lebih berharkat martabat
Bahkan
sering sombong dan menilai
sering pertontonkan kepicikan diri
Saat kalian diadili hukum
dan kemudian dijatuhkan keputusan
Atas nama misteri jagat
kunyatakan terima kasih padamu
atas peran lakon kehidupan
Menjadi jawaban sejati misteri
dari Sangย Mahaย Misteri

