“Selagi kehidupan ini masih berpihak, jangan pernah Anda beranjak.”
Kita adalah petani di atas tanah pinjaman semesta. Esok atau lusa, tanah ini akan kembali pada Pemilik-Nya. Maka, selagi musim masih berpihak, tanamlah cahaya agar kegelapan tidak mempunyai tempat untuk tumbuh.
Agar sepetak tanah kita tumbuh, jangan biarkan gersang oleh amarah atau mati tertimbun batu harga diri. Gemburkan dengan syukur dan sirami dengan kasih, agar kelak jiwa kita bertumbuh jadi taman yang meneduhkan bagi sesama.
Dengan cara demikian, lahan kita ini jadi pribadi menyejukkan , sehingga kehadiran ini jadi tempat berteduh yang damai bagi sesama.
Berkah Dalem.
Jlitheng

