Kelahiran seorang anak dalam keluarga itu tentu sangat membahagiakan hati orangtuanya. Hidup dirayakan, kepolosan dan kemurnian hati disambut dengan sukacita.
“Apakah begitu pula yang dimaksud Yesus dengan ‘lahir baru’ dalam dialognya dengan Nikodemus?”
Dalam Yohanes 3: 3, Yesus mengatakan, bahwa seseorang harus dilahirkan kembali untuk melihat Kerajaan Allah. Kelahiran baru dalam konteks ini berarti seorang pengikut Kristus harus berani bertransformasi dalam hidup, melakukan pertobatan yang mendalam, beralih dengan kesungguhan hati dari gelap ke terang, dari kejahatan kepada kebaikan. Semua itu terjadi berkat Yesus yang wafat dan bangkit demi keselamatan umat manusia. Hidup dengan semangat kebangkitan inilah yang perlu dirayakan. Pengampunan dan belas kasih-Nya mendorong kita untuk melakukan transformasi hidup, pertobatan, dan lahir kembali dalam terang, kemurnian, serta kebaikan hati.
“Ya, Tuhan, kami bersyukur atas anugerah kelahiran baru dalam Kristus. Bimbing kami dengan Roh Kudus-Mu agar kami mampu hidup dalam terang dan kebaikan. Amin.”
Ziarah Batin

