Sebagai salah seorang dari saksi awal kebangkitan Yesus adalah Maria Magdalena. Tapi kesaksiannya itu tidak langsung diterima, bahkan oleh para murid sekalipun. Penolakan adalah salah satu tantangan dalam perutusan jadi saksi kasih Kristus di dunia. Meski begitu Maria Magdalena tidak gentar menghadapi penolakan itu.
Maria Magdalena memberitakan kebangkitan Yesus kepada para murid-murid yang berkumpul di suatu rumah dalam ketakutan, mereka tidak segera percaya (Mrk. 16: 11). Maria Magdalena diyakini tetap berpegang pada kesaksiannya, terutama, karena penampakan kebangkitan Yesus mengingatkan dia pada belas kasih dan pengampunan-Nya.
Bagaimana dengan kita, sebagai orang yang dicintai Allah, apakah kita berani menghadapi penolakan dalam karya kasih dan kebaikan Tuhan sendiri? Apakah kita tetap berani menyuarakan kebaikan, meskipun tantangan selalu ada dalam hidup kita?
“Ya, Tuhan, lindungi dan mampukanlah kami agar tetap berani jadi saksi kebangkitan-Mu dalam hidup sehari-hari. Amin.”
Ziarah Batin

