Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Semua peperangan yang besar berlangsung di dalam diri sendiri”
(Psikiater Sheldon Kopp)
Bertolak dari Rasa Penasaran Saya
Tulisan ini bertolak dari rasa penasaran saya atas sebuah makna interisan yang terkandung dari sebuah kalimat yang tertulis di atas sebuah pintu, yang bunyinya, “Perhatikan baik-baik penampilan Anda. Inilah yang dilihat oleh para pelanggan.” Demikian kesaksian seseorang yang tertegun akan pesan dari sebuah tulisan di saat dia hendak ke luar dari sebuah ruangan. Tulisan nyentrik ini terpampang di atas sebuah pintu!
(The Maxwell Daily Reader)
Nose te Ipsum
“Nosce te ipsum,” “Kenalilah dirimu sendiri,” demikian seuntai kalimat pendek yang tertulis di pintu gerbang Kuil Apolo, di Delphi, Yunani. Tulisan ini kelak dipopulerkan oleh filsuf Socrates (470-399 SM). Lewat seuntai tulisan ini, bahwa titik tolak untuk mencari kebijaksanaan itu justru bermula dari proses pengenalan diri sendiri.
(Ex Latina Claritas)
Amanat dari Balik Seuntai Kalimat
Lewat seuntai tulisan di atas pintu itu, Manajer hotel itu bermaksud untuk mengingatkan para karyawannya, agar mereka perlu memperhatikan “penampilan diri mereka sendiri.” Realitas hidup ini mengabarkan, bahwa “peperangan besar justru berlangsung di dalam diri manusia sendiri.” Untuk itu, hendaklah manusia itu selalu sadar dan terjaga di dalam seluruh aktivitas hidupnya.
Makna Filosofis dari ‘Mengaca Diri’
Secara harfiah, bukankah ‘mengaca diri’ itu berarti ‘melihat diri sendiri’ lewat sekeping cermin kehidupan?
Secara filosofis, bukankah ‘mengaca diri’, itu bermakna ‘introspeksi diri, yaitu proses memeriksa dan memahami diri sendiri?
Bahwa siapakah diriku ini? Apakah kelebihan-kelebihanku? Apa pula kekonyolan diriku, serta apa dan ke mana arah tujuan hidupku?
Esensi dan sentralnya, bahwa anak Adam itu perlu ‘sadarkan diri’. Inilah diriku yang lemah dan untuk itu, aku perlu memperbaiki diriku!
Refleksi
- Lewat refleksi ini, sungguh dibutuhkan sikap berani untuk rela menerima kenyataan diri seadanya!
- Sekali lagi, sangat dibutuhkan sikap berani dan kejujuran sejati untuk menerima seluruh kenyataan diri ini!
- Keberanian itu adalah sekeping cermin yang menunjukkan wajah otentik kita sebagai sebuah langkah awal menuju kebebasan!
Kediri, 8 April 2026

