“Ia memanggil namamu, dan segalanya berubah. Jangan berpegang pada Yesus yang lama, temui Dia yang bangkit.”
Allah yang Maharahim, kami datang seperti Maria Magdalena, yang mencari, merindukan, bahkan kadang masih menangis. Kami membawa masa lalu kami, dosa,, kekecewaan, dan cara pandang kami yang masih terbatas tentang Yesus.
Engkau, ya Bapa, penuh belas kasih. Engkau tidak terpaku pada siapa kami dahulu, tapi melihat diri kami di dalam rahmat-Mu.
Seperti Engkau memanggil Maria dengan namanya, panggillah kami juga hari ini. Ucapkan nama kami, bangkitkan iman, dan bukalah mata kami untuk mengenali Putra-Mu Yesus, yang bangkit berdiri di hadapan kami.
Tuhan Yesus, Engkau tidak lagi di dalam kubur. Engkau kini hidup. Namun sering kali kami masih ‘memegang’ cara lama mengenal-Mu, seolah Engkau terbatas atau jauh. Ajar kami untuk melepaskan cara lama itu. Bawa kami masuk dalam perjumpaan yang lebih dalam dengan-Mu sebagai Tuhan dan Allah kami.
Bapa, biarlah hati kami ‘tertusuk’ seperti Engkau menyentuh orang banyak di hari Pentakosta. Beri kami rahmat untuk bertobat, kembali kepada-Mu, dan diperbaharui. Benamkan kami kembali dalam Baptisan kami, kuduskan, penuhi kami dengan Roh-Mu, dan nyalakan hati kami bagi-Mu.
Jadikan kami seperti Maria, yang begitu terarah pada Yesus, hingga segalanya jadi kecil dibandingkan Dia. Biarlah hidup kami bersaksi dengan berani: “Aku telah melihat Tuhan! Dia hidup! Harapan itu nyata!” Alleluya.
Yesus, panggil nama kami dan kami akan mengikuti-Mu. Alleluya. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

