“Percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa” (Yoh 10: 38b).
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, beriman sering terasa jauh dan abstrak. Kita membaca tentang Allah, mengikuti ajaran-Nya, tapi sulit merasakan kehadiran-Nya secara nyata. Yesus mengingatkan kita, bahwa Allah paling nyata hadir dalam pekerjaan-Nya: dalam kasih, pengampunan, dan pertolongan yang nyata. Saat kita melihat dan percaya pada karya-Nya, kita mengenal, bahwa Yesus dan Bapa adalah satu.
Allah tetap bekerja di sekeliling kita, melalui orang-orang yang mengasihi, melalui kesempatan untuk menolong, dan melalui kasih yang kita bagikan. Iman itu bukan sekadar kata-kata, melainkan mengalami dan menanggapi karya Allah dalam hidup sehari-hari. Makin kita percaya pada karya-Nya, kita kian mengenal Bapa yang selalu menyertai kita.
“Tuhan, bukalah hatiku agar dapat melihat dan mempercayai karya-Mu dalam hidupku, sehingga aku makin mengenal Engkau dan Bapa yang satu dalam kasih. Amin.”
Endang
Jumat, 27 Maret 2026
Yer 20: 10-13 Mzm 18: 2-7 Yoh 10: 31-42
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

