Ketika orang meributkan atau mempertentangkan identitas dan kemesiasan Yesus, suara hati beberapa orang di antara mereka sedang berbicara. Namun di saat pro dan kontra itu, ada tekanan, ada ancaman, ada usaha pembungkaman kebenaran, Nikodemus tetap mendengarkan suara hatinya. Dia tidak larut dalam pro dan kontra, tidak ikut opini publik atau ikut sikap sesama orang farisinya. Ia memilih sikap yang berbeda. Bagi Nikodemus, seseorang tak bisa dhakimi tanpa didengarkan lebih dahulu.
Dalam dunia kita yang sangat maju di era digital, media sosial seringkali mewartakan pro dan kontra tentang seseorang, tentang peristiwa, tentang iman dan moral. Ada orang yang mudah percaya, gampang ikut opini publik atau opini mereka yang berkuasa, ada yang cari aman dengan berdiri pada posisi netral, namun juga ada segelintir orang yang tak larut dalam penghakiman, tetapi memilih untuk mendengarkan semua pihak. Mereka mengikuti suara hati. Mari belajar pada Nikodemus
#romoaguscssr #renunganhariankatolik #renunganhariankatolikhariini #renungankatolikhariini #renunganharian #identitasyesus #nikodemus #belajardarinikodemus #suarahati #dengarkansuarahati #prokontra #belajardarinikodemussaatprokontra

