Seperti Bapa Yusuf, diam dalam kata, besar dalam karya, dan tulus dalam cinta.
Melaksanakan Catur Brata Penyepian: Menyepi untuk menemui diri, hening untuk mendengar nurani.
Di balik gerbang yang tertutup dan api yang padam, biarkan batin ini menyala. Jadilah seperti samudra: tenang dan teduh di permukaan, namun menyimpan keteguhan yang tidak tergoyahkan di kedalaman.”
Hal kecil apa yang bisa saya lakukan dengan tulus tanpa perlu diketahui orang lain?
“Jadilah tenang, agar kamu bisa menang.”
Berkah Dalem.
Jlitheng

