Terkadang, kita memang hanya butuh diingatkan, bahwa kita tidak harus memikul semuanya itu sendirian. Ada tempat untuk berhenti sejenak, dan ada ‘Pribadi’ yang selalu siap menerima segala keluh kesah kita tanpa menghakimi.
Di sana, ia jadi oase; tempat jiwa yang kering meminum ketenangan. Ia adalah ‘Rumah Allah’, di mana setiap hamba dan jemaat boleh berteduh dari badai persoalan.
Jika pagi ini bahumu terasa berat, ingatlah, bahwa ada pintu yang selalu terbuka bagi batinmu untuk pulang dan menemukan kelegaan yang sejati.
Tinggalkan sejenak hiruk-pikuk dunia, masuklah ke dalam hadirat-Nya, dan biarkan Dia memulihkan jiwa kita dari kelelahan dunia.
Berkah Dalem.
Jlitheng

