Manusia memerlukan bukti untuk percaya, tapi Tuhan selalu mensyaratkan adanya iman, bila ingin terjadinya mujizat dalam hidup. Sesaat, ketika kita masih hidup saja sudah, maka itulah mukjizat terbesar yang pernah kita alami.
Menurut Yesus, Allah terbuka menerima dan mengabulkan apa pun yang kita minta, tapi percaya dan yakin akan kuat kuasa-Nya adalah faktor penting. Firman Tuhan, “Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya. Pegawai istana itu berkata kepada-Nya: “Tuhan, datanglah sebelum anakku mati.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, anakmu hidup!”
Jadi bahan permenungan bagi kita:
- 1) Jangan mencari mukjizat dalam hidup, melainkan jalani hidup ini dengan berserah dan bergantung pada Tuhan, maka mukjizat-Nya jadi nyata dalam hidupmu;
- 2) Mungkin bagi dunia Anda bukanlah apa-apa, tapi bagi sekelompok orang atau orang tertentu Anda adalah pahlawan dan mukjizat Tuhan bagi mereka;
Akhirnya sesaat, ketika Anda berserah pada Tuhan, maka Ia akan melakukan mukjizat bagi orang lain melalui dirimu.
Monsignor RD Inno Ngutra, Pr

