Orang sombong dan angkuh berpikir, bahwa ia akan meninggikan harkat dan martabatnya dalam tindakan kesombongan, namun yang didapatkan hanyalah tindakan tidak hormat dan tidak dihargai dari sesamanya.
Dalam Injil, Yesus mengkritik mereka yang sombong dan angkuh. Bagi Yesus, makin Anda mencari penghormatan dari sesama, maka penghormatan itu kian menjauh darimu. Sebaliknya makin Anda berbuat baik tanpa pamrih, maka kehormatan itu akan mencarimu dan jadi milikmu. Firman Tuhan, “Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan” (Luk. 18: 14).
Jadi bahan permenungan bagi kita:
- 1) Setiap kesombongan yang Anda tampilkan hanya akan melahirkan rasa tidak hormat dari sesama terhadapmu;
- 2) Tidak ada keuntungan sedikit pun yang Anda dapatkan dari tindakan menyombongkan diri;
- 3) Hanya kerendahan hatilah yang mampu mendatangkan rasa hormat bagi pribadimu.
Akhirnya sebelum Anda ingin dihargai, maka lebih dahulu hargailah sesamamu. Jadikanlah dirimu baik, maka penghormatan akan dengan sendirinya mencari dan jadi milikmu.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

