“Lalu tergeraklah hati Raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya” (Mat 18: 27).
Masa Prapaskah merupakan kesempatan bagi kita untuk membebaskan dan melepaskan diri dari hutang-hutang batin. Yang dimaksud dengan hutang-hutang batin adalah kepahitan, kebencian, serta berbagai luka yang kita pendam dan tekan dalam hati. Sebagaimana Raja dalam perumpamaan yang menghapuskan hutang hamba yang sangat besar, demikian pula kita dipanggil untuk menghapus hutang-hutang batin yang kita miliki.
Cara yang paling ampuh untuk menghapus hutang-hutang batin itu adalah dengan mengampuni. Sebagaimana Yesus menghapus dosa dunia melalui salib, demikian pula kita membersihkan batin dengan mengampuni diri sendiri dan sesama (Mat 6: 14). Pengampunan itu bukan hanya diungkapkan melalui kata-kata, melainkan juga diwujudkan dalam tindakan.
“Ya, Yesus, mampukanlah kami untuk berani mengampuni.”
Sr. M. Alisia, P. Karm
Selasa, 10 Maret 2026
Dan 3: 25.34-43 Mzm 25: 4-9 Mat 18: 21-35
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

