Oleh Simply da Flores
Red-Joss.com | Perkembangan modern dan milenial terus terjadi, masuk kampung, rumah, dan jiwa raga manusia di komunitas tradisi. Perubahan terus ada dan terjadi, tak pernah bisa dihentikan siapa pun, karena alamiah hakikat realitas. Manusia membangun diri dan membuat sejarah dalam dinamika perubahan jiwa raganya serta aneka sarana pendukung kehidupan.
Idealnya adalah membangun, memenuhi kebutuhan hidup dan mengupayakan peningkatan kesejahteraan adalah menyangkut aspek rohani jasmani, totalitas diri pribadi manusia.
Dari pengalaman di kampung sejak masa kecil, ada banyak upaya pembangunan dialami. Sarana dan prasarana diadakan, seperti jalan raya, gedung sekolah, bangunan kesehatan, serta sarana listrik dan air bersih. Akibatnya adalah setiap warga kampung harus berjuang belajar dan mengubah diri agar bisa mendapat manfaat dari berbagai sarana tersebut. Perlu memperkaya pengetahuan, pemahaman dan pengertian serta peningkatan ketrampilan dalam memanfaatkan sarana baru tersebut.
Dari semboyan ideal, membangun jiwa dan raga diri manusia, ternyata faktanya berbeda. Adanya aneka sarana modern dan digital, tidak serta merta bisa dikenal dan dipahami, tidak otomatis membangun kesadaran dan jiwa, tidak gampang membuat trampil setiap pribadi. Ada banyak faktor dalam setiap orang, dalam keluarga dan komunitas ikut mempengaruhinya. Karena kondisi demikian, maka hadirnya perkembangan aneka sarana modern dan digital, bisa membawa dampak positif dan bermanfaat, bisa juga menjadi sumber masalah dan berakibat negatif.
Ada satu hal menarik, bahwa warisan berbagai sarana dan sistem tradisi, tidak serta merta juga memberi dukungan untuk kemampuan setiap pribadi di komunitas kampung menghadapi modernisasi dan digitalisasi. Fakta dilematis kehidupan kampung, antara tradisi berhadapan dengan modernisasi dan digitalisasi adalah warna-warni dinamika di berbagai komunitas kampung tradisi; baik di tanah air maupun berbagai belahan dunia. Pembangunan dan kemajuan IPTEK selalu melahirkan perubahan dengan wajah ganda: berkat dan musibah, manfaat dan masalah.

