“Ke dalam tangan-Mu, aku serahkan hari-hariku.”
Tuhan, terima kasih telah menjaga harapanku agar tetap menyala hanya pada-Mu. Di atas tumpuan kasih-Mu, aku berjanji untuk tetap berjuang menjalani hidup dengan lebih baik, lebih sehat, dan lebih bertanggung jawab.
Aku bersyukur atas kehadiran istri, anak-anak, cucu, saudara, dan teman lingkungan juga kampus yang jadi saluran kekuatan bagiku. Terima kasih pula atas hikmat-Mu melalui Dokter dan obat-obatan yang telah Engkau pakai untuk kesembuhanku, hingga kemarin dokter menyatakan kondisiku telah membaik. Amin.
Berkah Dalem.
Jlitheng

