“When you do good, people will criticize you, it’s ok. It’s just a common experience.” -Rio, Scj.
Di dunia ini selalu ada orang-orang yang suka dan tidak suka. Yang tidak suka, meskipun kita berbuat baik. Juga mereka selalu mencari kesalahan. Orang yang peduli itu tangannya selalu terulur untuk menolong, ketika kita jatuh dan terpuruk. Faktanya sebaik dan sehebat apa pun kita, tetap tidak akan bisa menyenangkan semua orang.
Tuhan ingin kita terus melangkah, meski kadang kaki ini goyah. Meski ada hati yang menolak dan membenci. Yakinlah, kita tak pernah sendiri. Tuhan selalu menyertai. Selalu akan ada pula orang-orang yang senantiasa memikirkan, mendukung, dan mendoakan kita. “Never give up!”
Jika saat ini tidak ada pundak untuk bersandar. Setidaknya masih ada lantai untuk berlutut. Bila saat ini tidak mempunyai daya untuk melangkah, dan kaki goyah, karena beratnya cobaan dan masalah. Masih ada lutut untuk bersujud, berdoa, dan berpasrah pada Tuhan. Bila saat ini tangan tidak kuat lagi untuk berkerja, kita masih bisa mengatupkannya, memohon dan berdoa. Jika hidup tarasa berat untuk di jalani dan terasa sia-sia. Angkatlah tangan pasti Tuhan turun tangan. Yakinlah rencana Tuhan indah pada waktunya. Kalau saat ini belum indah, waktunya saja yang belum tepat.
Setiap masalah itu selalu ada jalan ke luar. Setiap kesulitan selalu bisa kita pecahkan. Setiap tantangan selalu ada peluang. Setiap beban dan cobaan, Tuhan pasti bantu meringankan. Bukalah pintu mukjizat Tuhan dengan iman. Bukalah hati Tuhan dengan doa dan permohonan. Bukalah pintu kerahiman dan pengampunan dengan pertobatan. Bukalah pintu rezeki dengan syukur dan berbagi. Bukalah pintu pertolongan dengan ketulusan. Yakinlah, Tuhan bisa membalikkan keadaan.
“Learn to smile, forgive and walk away. But do not let anyone to stop the good work.”
Deo gratias.
Rm RP Rio, Scj

