1.
Korupsi sudah menggurita dan membudaya
Dibanggakan pelaku dengan senyum tawa
meskipun tangan dirantai dan berbaju oranye
di hadapan wartawan dan di kamera sosmed
Hukum sepertinya tumpul tak berdaya
karena oknum penegaknya bisa buta
oleh kekuatan kuasa dan senjata
apalagi kalau kebagian jatah uangnya
Entah siapa menangkap siapa
Entah ini salah siapa
Tetapi
faktanya korupsi terus merajalela
mengisap nasib generasi bangsa
2.
Korupsi itu maling uang rakyat
Korupsi itu merampas hak warga dan laknat
Koruptor itu pasti pejabat negara
Mengapa tak pernah sirna?
Padahal…
Negara ini dasarnya Pancasila
Ada sumpah jabatan sebagai aturan negara
Ada hukum dan aturan pengawasannya
Tak kurang aparat penegak hukumnya
Semua pejabat negara mempunyai agama
Seluruh pejabat dan rakyat memiliki adat budaya
Mengapa korupsi terus bertambah kasusnya?
3.
Bangsa ini memiliki adat budaya
Rakyat dan pejabat mempunyai agama
Pendidikan mengajarkan hukum dan aturan
Hukum kita juga begitu kaya
ada hukum dan aturan negara
ada hukum dan aturan agama
ada hukum dan aturan adat budaya
Mengapa semuanya tak berdaya
di manakah kekuatan semua hukum kita
Apakah kita kekurangan para penegak hukum
Ataukah tak berdaya semua hukumnya
Mungkinkah kita memang negara tipu daya
Benarkah karena zaman edan dan hilang nurani jiwa?
4.
Bulan Februari ini istimewa
Ada perayaan hari kasih sayang
apakah korupsi itu bagian dari kasih sayang
Ada perayaan adat budaya dan agama
Tahun Baru Imlek dengan nilai dan maknanya
Masa Puasa Kristen Katolik diawali dengan Rabu Abu
Datangnya Bulan Suci Ramadhan
Semuanya terjadi di waktu berdekatan
dengan makna sakral bagi setiap pribadi yang menjalankannya
Maka…
mungkin ini kesempatan emas menggugat
Apakah masih dibanggakan korupsi di negeri ini
Adakah solusi dan akan sirna korupsi
Siapakah yang mau dan mampu menghentikan korupsi
Ataukah
memang adat budaya dan agama tak berdaya di hadapan korupsi
Karena kata dan angka uang
sedemikian sakti dan maha agung?

