Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Quando Claudit Deus, Aperit Alius”
“Kala Tuhan Menutup Pintu, Dia Membuka yang Lain.”
(Adagium Latin)
Fakta Historis
Sejarah membuktikan banyak orang gagal di satu bidang, tapi berhasil di bidang lain.
- (1) Napoleon Bonaparte gagal sebagai penulis, tapi berhasil jadi pemimpin perang yang menaklukan Asia dan Eropa.
- (2) Abraham Lincoln gagal jadi pramuniaga, tapi justru berhasil jadi Presiden Amerika Serikat.
- (3) William Shakespeare gagal jadi pedagang, tetapi berhasil jadi novelis terkenal dunia.
Kita tidak inginkan, bahwa selamanya akan berkubang dan tenggelam dalam lumpur kesedihan dan kegagalan? Karena itu, ubahlah fokus pandangan kita dari pintu yang tertutup kepada jendela yang terbuka.
(Inspirasi Lima Menit)
Putus asa dan Rasa Kecewa
“Tidak ada orang gagal, yang ada hanya orang yang berputus asa dan kecewa berat,” demikian sebuah statemen yang sudah cukup sering kita dendangkan di telinga seseorang yang sedang galau, karena dilanda rasa kecewa berat dan putus asa. Dalam kondisi sekarat begini, biasanya akan lahir tudingan dan cercaan yang bertubi-tubi kepada pihak lain yang dianggap telah menyebabkan kegagalan seseorang.
Bukanlah kebijaksanaan hidup telah mengajarkan, bahwa “kala Tuhan menutup pintu, Dia pasti akan menguakkan lebar-lebar sebuah jendela?” Bukankah Dia adalah Bapa yang Mahabaik?
Fakta dan realitas hidup membuktikan, bahwa banyak orang telah terjebak dan berenang di kolam berlumpur sebagai dampak didera rasa galau akibat kegagalan hidup. Benarkan kondisi sekarat itu benar-benar tanpa pengharapan lagi? Sesungguhnya tidaklah demikian! Benarkah semua kondisi terpuruk itu akan selalu berdampak kegagalan? Tidak! Tidaklah demikian!
Camkan dengan saksama, nasib baik yang telah dialami oleh sejumlah tokoh besar dunia. Mereka pernah merasa dicampakkan, tapi kelak justru mereka bangun, berdiri, berlari dan justru telah jadi pemenang yang tercatat dengan tinta emas dalam ziarah peradaban umat manusia.
Pandangilah wajah-wajah agung, lewat potret-potret gemilang: Napoleon Bonaparte, Abraham Lincoln, William Shakespeare…
Justru lewat pintu-pintu kegagalan, mereka dapat menemukan jendela yang terkuak lebar dan akhirnya mereka jadi pemenang.
Refleksi
- Ketika suatu kesempatan atau jalan tertutup, selalu ada kemungkinan lain, yang justru lebih baik dan terberkati.
- Percayalah kesempatan berahmat itu selalu sedang menunggumu di ujung harapanmu.
“Dum Vita est Spes est“
“Kala Masih ada Kehidupan, di Situ pula ada Harapan”
(Cicero)
Kediri, 20 Februari 2026

