1.
Ritual agama dengan debu tanah
Sebutannya Hari Rabu Abu
Abu dari daun dioleskan pada dahi kesadaran
disertai doa sakral dan dijawab: amin
“Engkau diciptakan dari debu tanah
maka engkau pasti kembali pada debu tanah”
Mengapa mau dikotori wajah dengan abu hitam
Untuk apa ditandai palang abu tanah
Apakah memang tak tahu pasti mati
Adakah ritual doa ini adalah jawaban tanya
yang dikembalikan kepada Sang Pencipta
Ataukah justru jadi gugatan bisu karena galau tak berdaya?
2.
Kisah suci ajarkan, bahwa manusia diciptakan dari debu tanah
Apakah ada saksinya tentang cerita itu
Berbeda dengan banyak tradisi adat budaya
bahwa asal manusia dari aneka unsur alam
Sedangkan…
semua kita mengalami terlahir dari Ibu
dan nyatanya pasti akan mati
Raga kembali menjadi abu tanah
Entah ke mana roh jiwa nanti
karena kisahnya pun bervariasi
sesuai agama dan budaya tradisi
3.
Ada yang pasti dan tak bisa dipungkiri
Kita terlahir di bumi ini
Debu tanah memberi makan minum setiap hari
Tempat tinggal di atas debu tanah
Semua kegiatan terjadi di atas debu tanah
Ketika mati pun jasad pasti kembali jadi debu tanah
Maka terus ada banyak tanya
Apa dan siapakah kita manusia
Mengapa ada yang miskin dan kaya
Mengapa ada fakta suka dan duka
Apakah ada yang terlahir untuk jadi tumbal di tumpah darahnya?
4.
Di hadapan debu tanah negeri ini
deretan kasus tentang tanah terus bertambah
Entah tanah untuk proyek pembangunan negara
Entah tanah untuk kepentingan para pengusaha
membuat proyek perkebunan, pemukiman dan tambang
Maka deretan panjang lara duka nestapa
jadi tanya sepanjang masa
Tanah tumpah darah ini milik siapa
sehingga ada yang digusur dan meregang nyawa
Oleh yang berkuasa dan mempunyai harta
Oleh mereka yang mempunyai senjata
Lalu…
ritual doa debu tanah untuk apa dan siapa?

