Pujian atau Cibiran yang Anda Tuai?
Posted On 15 Februari 2026
“Reaksi kagum atau marah, senang atau suka terhadap kita sangatlah tergantung pada apa yang kita ucapkan dari mulut dan bibir kita; Semakin banyak kata-kata baik nan bijak kita ucapkan, maka semakin besar pujian. Sebaliknya cibiran akan kita terima, karena kata-kata bohong tidak bermakna yang ke luar dari bibir dan mulut kita.”
Banyak orang berminat dan kagum mendengarkan Yesus, karena kata-kata yang terucapkan dari mulut dan bibir-Nya adalah kata-kata yang penuh kuasa, berwibawa, menyatakan kebenaran, menghibur, dan memberkati.
Hari ini kita bertanya diri:
- 1) Pujian atau cibiran terhadapmu itu sangat tergantung pada kata-kata yang diucapkan setiap saat;
- 2) Kata-kata yang terucapkan boleh menipu pendengar, tapi hanya perbuatanlah yang menjelaskan secara benar tentang siapakah kita;
- 3) Apa yang ke luar dari mulut kita adalah produk hati kita. Makin baik dan benar hatimu, maka kian baik juga kata-kata yang terucapkan dari bibirmu. Sebaliknya hati dan pikiran jahat dan kotor hanya menghasilkan kata-kata kotor dan najis pula.
Akhirnya ingatlah, bahwa kata-katamu terangkai dari hasil olahan hati dan pikiranmu.
Monsignor RD Inno Ngutra