“Keep strong in Faith.” -St. Peter
Burung yang sama di udara terlihat indah. Ia terbang ke sana kemari dengan lincah, kicauannya merdu nan indah. Ia bebas! Sementara burung yang sama di dalam sangkar, tetap terlihat menarik, tapi gerakannya tidak lincah, kicauan hanya sesekali terdengar. Geraknya terbatas oleh sangkar, bukan karena sayapnya hilang.
Sebuah pelajaran alam sederhana bagi kita. Bila hidup kita terpenjara oleh takut, khawatir, keluhan, dan kecemasan hidup pun akan penuh beban. Jangankan menikmati untuk menjalani pun enggan. Jangankan tersenyum, yang ada hanya kerutan. Jangankan bertumbuh dan berkembang, yang ada malah mati dan tumbang.
Di tempat yang benar hidup akan bersinar. Di tempat yang salah hidup akan penuh keluh kesah. Bukan benar atau salah tempatnya, jika kita mau menyambut semua dengan kasih tulus, mencari makna di balik semuanya pasti memberi pelajaran berharga. Bagi orang yang mau belajar dan berkembang, gagal itu bukan akhir, melainkan langkah menuju kesuksesan. Bagi orang bijak, luka, kecewa dan derita itu jadi kesempatan untuk tulus bahagia. Bagi orang tegar, airmata itu diubah jadi senyum tawa. Bagi orang yang tekun, kesulitan adalah jalan menemukan peluang dan kesempatan.
Berhentilah menyalahkan atau mencari kesalahan, tapi carilah peluang dalam setiap peristiwa dan kesempatan. Tuhan pasti menyediakan jalan ke luar untuk memperoleh berkat dan rahmat. Jalan bersyukur untuk semua hal yang boleh diterima. Jalan ke luar untuk setiap persoalan. Hidup itu kuncinya sederhana, “Bersukacitalah dalam pengharapan, bersabarlah dalam kesesakan, dan bersyukurlah dalam segala hal. Hidup pun akan bersinar.”
Deo gratias.
Rm RP Rio, Scj

