“Kadang terhadap kesalahan yang sama kita cenderung menilai jelek terhadap orang lain, sebaliknya kita sangat mudah memaafkan diri sendiri.”
Orang-orang Farisi menilai jelek terhadap para murid Yesus yang menyalahi praktek adat istiadat atau hukum bangsa mereka, padahal mereka sendiri berlindung di balik aturan itu dan mengabaikan yang dikehendaki Tuhan. Bagi Yesus, adat istiadat manusia tentunya baik, namun jangan digunakan untuk mengabaikan dan merusak kehendak Allah.
Pagi ini kita disadarkan untuk;
1) Menghormati praktek hukum atau aturan manusia sejauh menjamin keluhuran dan martabat manusia sebagai ciptaan Allah;
2) Jangan berlindung di balik aturan, walaupun faktanya Anda melanggar aturan. Jadi orang yang taat dan tunduk terhadap aturan sebelum Anda meminta orang lain untuk patuh dan taat;
3) Keluhuran dan martabat manusia harus dijunjung tinggi di balik setiap aturan yang kita buat dan terapkan.
Akhirnya, hukumlah dirimu sebelum Anda berani memberi hukuman kepada sesamamu atas kesalahan yang Anda langgar.
Monsignor RD Inno Ngutra

