1.
Bocah Nabi Milenial
Pada pohon cengkeh terpatri waktu
Tragedi bocah tergantung bisu
Tali di lehernya paling tahu
Siapa yang jadi pelaku
Terpisahnya roh jiwa dari tubuh
Pasti disaksikan daun-daun hijau
Meskipun belum ada yang mengaku
Entah sebagai pelaku atau ikut tahu
Pada kertas yang tertulis bicara
Huruf-huruf tahu siapa penulisnya
Kertas dan balpoin mengenal jemari tangan pelakunya
Rangkaian kata menegaskan maknanya
Pondok kecil jadi saksinya
Mengapa bocah ini tergantung tragis
tinggalkan amanat perih sadis
Tragedi kemanusiaan yang mengenas
Amanat bocah ‘nabi milenial’
Terpatri pada pohon cengkeh yang sial
karena wangi aromanya dikotori dosa sosial
Alam yang harmoni dirusak birahi seksual
Harkat martabat sirna oleh kemunafikan binal
Adat budaya dan agama tak lagi sakral
Kisah tragis kini jadi viral
sebagai gugatan pada budaya milenial
2.
Selamat Jalan Anak
Anak…
Kisah tragismu menikam waktu
Cerita sadismu merobek galau
Amanatmu menyibak tabir adat budaya
Kepergianmu mengoyak tembok agama
Anak…
Kami sesama saudaramu mati
meskipun raga terus beradu gengsi
Kami pandai bertopeng dan bersandiwara
Tetapi fakta kepergianmu menyibak dusta
Anak…
Maaf dan ampuni dosa kami
Amanatmu terpatri dan lestari
Menohok seluruh jiwa raga kami
Selamat jalan memasuki damai Sang Ilahi

