Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh (Mrk 5: 28).
Selama kita hidup di dunia ini, manusia itu tidak luput dari masalah, luka batin, penderitaan, juga sakit-penyakit. Sakit dan penderitaan itu sering kali membuat manusia kehilangan iman dan harapannya pada Tuhan.
Perempuan dalam bacaan hari ini mengalami penderitaan dalam waktu yang tidak sebentar; dua belas tahun. Selama waktu itu, bisa saja ia berputus asa dan kehilangan harapan. Tapi ia tidak berfokus pada penderitaannya, melainkan dengan segenap hati yakin, bahwa ia akan sembuh, ketika menjamah jubah Yesus. Karena imannya kepada Yesus, harapannya untuk sembuh itu dikabulkan.
Tuhan mampu dan mau menyembuhkan kita dari setiap luka, kekecewaan, sakit-penyakit, dan menolong kita dalam segala penderitaan. Iman kita kepada Tuhan berperan besar dalam proses ini. Sudahkah kita sungguh percaya dan menaruh harapan itu pada Tuhan?
Tuhan Yesus, tambahkanlah iman dan cinta kami kepada-Mu, agar di tengah penderitaan yang dialami, kami sungguh menaruh harapan pada-Mu.
Sr. Gianna Mary, P. Karm
Selasa, 03 Februari 2026
2 Sam 18: 9-10.14.24-25.30-19: 3 Mzm 86: 1-6; Mrk 5: 21-43
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

