“Keberanian untuk menanggung resiko, karena menyuarakan kebenaran dan menegakkan keadilan, serta berkata jujur adalah bagian dari penghayatan iman sebagai seorang Nabi.”
Yesus terus tetap konsisten mencela praktek ketidakadilan dan kejahatan yang dilakukan oleh para Ahli Taurat dan orang Farisi. Walaupun ancaman penangkapan dan pembunuhan terhadapnya pasti terjadi, tapi tidak memperlemah keberanian-Nya untuk mengritik dan mencela mereka yang melakukan kesalahan, ketidakadilan dan kejahatan.
Kita disadarkan, bahwa;
1) Praktek ketidakadilan dan kejahatan tetap ada di sekitar kita, bahkan dengan jujur kita harus akui, bahwa sering kita pun jadi pelakunya;
2) Keberanian untuk bertobat dan mencela ketidakadilan serta kejahatan baik sekitar kita maupun di dalam diri kita adalah tanggung jawab bersama dan setiap orang;
3) Menanggung resiko, karena kokoh menyuarakan kebenaran, gigih menegakkan keadilan dan berani memberantas kejahatan adalah bagian dari penghayatan iman.
Akhirnya jangan pernah takut jadi orang baik dan jujur, karena keadilan dan kebenaran akan selalu berpihak padamu.
…
Monsignor RD Inno Ngutra

