“Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang daripada-Mu” (Luk 2: 29-30).
Simeon menggenggam bayi Yesus dan berkata, “Mataku telah melihat keselamatan-Mu.” Ia melihat janji Allah terpenuhi dalam wujud yang sederhana: seorang bayi.
Kita merayakan Pesta Yesus Dipersembahkan di Kenisah. Sebuah pesta kecil, tapi penuh makna besar, karena di sanalah terang keselamatan pertama kali disaksikan secara nyata. Seperti Simeon dan Anna, kita juga sering menanti-nanti jawaban atas doa dan harapan kita. Namun, Tuhan, dalam kasih-Nya, sering memberi kita ‘sekilas cahaya’ dalam sabda-Nya, dalam Ekaristi, dan dalam orang-orang sederhana di sekitar kita. Kita mungkin belum melihat segalanya, tapi sudah cukup untuk bersyukur dan berkata: “Kini aku tahu, Allah setia.”
Mari kita belajar melihat Yesus hadir dalam yang kecil, biasa, dan yang sehari-hari. Di sanalah terang sejati bersinar.
…
Rm. Valentinus Maria, CSE
Senin, 02 Februari 2026
Mal 3: 1-4 atau Ibr 2: 14-18 Mzm 24: 7-10 Luk 2: 22-40 (Luk 2: 22-32)
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

