Bagi Lukas, pewartaan Injil merupakan tugas utama setiap murid yang dipilih Yesus. Melalui pewartaan, orang dihadapkan pada Yesus dan harus mengambil sikap yang jelas dalam misi kemuridannya.
Perutusan para murid itu adalah mewartakan keselamatan yang telah datang dan hadir di tengah dunia. Keselamatan itu menyata dalam kehadiran Yesus yang memberikan damai sejahtera berkelimpahan, pembebasan bagi para tawanan, terang bagi kegelapan, dan penyembuhan bagi yang menderita sakit.
Kepada para murid-Nya, Yesus menyerukan, “Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.” Ada risiko kemuridan yang dipikul oleh setiap orang yang diutus. Risiko itu ditemukan dalam dinamika pelayanan. Akan tetapi, Yesus memberi jaminan, bahwa risiko kemuridan itu tidak akan jadi beban penghalang pelayanan, jika para murid-Nya total mengandalkan Allah.
Yesus meminta para murid itu untuk tidak perlu membawa barang-barang lahiriah yang justru akan jadi pengalih fokus dalam pelayanan. Para murid, juga kita semua hendaknya bergantung sepenuhnya pada penyelenggaraan Ilahi. Kita yakin, bahwa iman akan Allah tidak akan pernah sia-sia, tapi justru mengantar kita pada sukacita sejati sebagai murid-murid-Nya.
“Ya, Tuhan, temanilah kami selalu dalam tugas perutusan yang kami terima dari-Mu. Amin.”
Ziarah Batin

