“Yang meremehkanmu hari ini, terbungkam dengan pencapaianmu esok hari.” -Rio, Scj
Jadilah seperti tanah. Semakin diinjak makin memberi manfaat. Tanah tidak pernah marah saat diinjak. Tetap diam walau dibajak dan diolah. Justru Ddiamnya tanah itu menumbuhkan dan memberi panen. Tidak perlu banyak bicara untuk terlihat berharga.
Jika saat ini ada orang menjauhi, meremehkan, berkomentar banyak tentang hidup kita, dan bahkan menjatuhkan dan menginjak kita. Tetaplah tenang, jadilah seperti tanah diam elegan. Tidak perlu marah, tapi ingatlah tiga hal ini.
- Pertama: Diam elegan. Diam yang elegan justru lebih tajam daripada seribu kata. Cukup satu senyuman tenang. Biarkan senyum kecil kita itu jadi jawaban, karena orang yang kuat tidak butuh penjelasan panjang.
- Kedua: Buktikan lewat tindakan. Kita tidak perlu banyak bicara. Biarkan hasil kerja kita yang membungkam mulut mereka.
- Ketiga: Jaga martabat. Nilai kita tidak pada komentar, penilaian suka tidak suka orang lain, tapi nilai itu ada pada Tuhan yang mencipta kita. “You are the special one.” Tidak perlu membalas setiap hal buruk yang datang. Apalagi menyalahkan dan marah pada orang lain dan keadaan. Tunjukkan kelas kita dengan tetap sopan dan berwibawa. Ingat orang yang meremehkan kita hari ini akan terdiam saat melihat pencapaian kita esok hari.
Deo gratias.
Rm RP Rio, Scj

