Ia berkata kepada orang itu: “Ulurkanlah tanganmu!” Ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu (Mrk 3: 5a).
Mungkin, kita kerap kali bertanya, mengapa Tuhan tidak mengabulkan doa saya? Ketika kita memohon sesuatu kepada Tuhan, kita tidak yakin, bahwa Tuhan akan mengabulkannya. Kita sering kali memohon, tapi hati kita tetap ragu-ragu.
Iman adalah anugrah Tuhan. Kita membutuhkan iman untuk percaya kepada-Nya. Jika kita percaya dan mempercayakan seluruh hidup kita dengan segala persoalannya kepada Tuhan, maka sekalipun doa-doa kita sepertinya tidak dikabulkan, kita tidak akan kecewa atau marah. Dengan iman, kita percaya, bahwa Tuhan tahu yang terbaik untuk kita dan akan mengabulkan permohonan kita sesuai dengan waktu-Nya. Mungkin sekarang belumlah waktu yang tepat atau mungkin yang kita minta tersebut belum tentu yang terbaik untuk kita. Tuhan telah menyediakan yang lebih baik dari apa yang kita minta. Seperti lirik lagu:
Namun satu yang Dia minta agar kita percaya, sampai mukjizat itu jadi nyata. Kita harus tetap percaya, bahwa mukjizat-Nya akan nyata, tepat, dan indah pada waktu-Nya.
Tuhan tambahkanlah iman kami.
Sr. M. Anita, P. Karm
Rabu, 21 Januari 2026
1 Sam 17: 32-33.37.40-51 Mzm 144: 1-2.9-10; Mrk 3: 1-6
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

