“Rezeki pasti datang, bila hati tersenyum dan tertawa” -Rio, Scj
Obat sederhana nan murah adalah tertawa, yang tidak hanya membuat hati ini bahagia, otak rileks, tapi jiwa pun damai. Penelitian bidang neuropsikologis menyebutkan, bahwa tertawa mempunyai manfaat penting mulai dari memperbaiki suasana hati, melatih otak rileks tidak stress, mengurangi rasa sakit, bahkan memperkuat ikatan dengan orang-orang yang berbagi tawa. Karenanya saat melihat orang ketawa, kita cenderung ikutan tertawa juga, meski tak tahu kenapa dia tertawa. Karena itu tertawalah sebelum tertawa itu dilarang.
Tertawalah dengan siapa pun, tapi jangan percaya pada semua orang. Banyak yang terlihat baik, tapi munafik. Bukan karena dia yang berubah, melainkan kita yang baru tahu sifat asli dia yang sebenarnya. Sifat asli seseorang itu akan terlihat di saat kita sudah tidak lagi menguntungkan baginya.
Tertawalah dalam keadaan apa pun, tapi jangan tertawa saat orang lain susah, itu namanya mengejek. Saat hidup terasa berat dan pekerjaan menumpuk, tetaplah tersenyum. Sekalipun tak ada uang tetaplah tertawa. Yakinlah dengan tertawa rezeki itu akan mendatangi.
Tertawalah, karena itu tanda keikhlasan hati, kedalaman rohani. Saat ada tawa meski ditertawai, saat ada canda tawa ada dalam keluarga berarti kekudusan ada dalam hati dan keluarga. Tuhan senang melihat kita tersenyum dan tertawa. Tuhan sedih, bila kita suka mengeluh dan bersungut-sungut.
Deo gratias.
…
Rm RP Rio, Scj

