“Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, Ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia” (Mat 2: 11a).
Terkadang kebaikan yang sederhana dapat membimbing kita pada hal besar. Orang Majus berani mengikuti bintang, tanda kecil di langit, yang akhirnya membawa mereka kepada Yesus. Dalam diri bayi sederhana di palungan, Allah menampakkan diri` bukan dengan kekuasaan duniawi, melainkan dengan kasih yang lemah lembut.
Penampakan Tuhan ini menunjukkan, bahwa Yesus hadir tidak hanya untuk orang Yahudi, tapi juga untuk semua bangsa. Orang Majus mengenali cahaya itu, menyembah-Nya, dan mempersembahkan emas, kemenyan, serta mur: tanda, bahwa mereka memandang Yesus sebagai Raja, Allah, dan Penyelamat. Kita pun diajak peka pada tanda-tanda kecil di sekitar kita. Tuhan sering menampakkan diri lewat peristiwa sehari-hari, dalam doa sederhana, senyum tulus, atau uluran tangan sesama.
…
Rm. Brendan, CSE
Minggu, 04 Januari 2026
Hari Raya Penampakan Tuhan
Yes 60: 1-6 Mzm 72: 1-2.7-8.10-13 Ef 3: 2-3.5-6; Mat 2: 1-12
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

