Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia” (Yoh 1: 29).
Salah satu spiritualitas pelayanan yang perlu kita renungkan bersama adalah spiritualitas kerendahan hati ala Yohanes Pembaptis. Ia hadir sebagai Nabi yang mempersiapkan jalan bagi Sang Mesias. Dalam karya pelayanannya, Yohanes menunjukkan arti pelayanan yang total dan tanpa batas. Ia dikenal banyak orang dan memiliki cukup banyak murid. Kendati demikian, Yohanes Pembaptis tetap dengan rendah hati menunjukkan kepada murid-muridnya, bahwa Yesus Sang Mesias yang dinanti-nantikan. Yohanes memberikan kesaksian: “Ia inilah Anak Allah.”
Spiritualitas Yohanes Pembaptis ini kiranya dapat diteladani dalam hidup dan karya pelayanan kita, baik di dalam Gereja, komunitas, maupun dalam pekerjaan sehari-hari.
Marilah kita tidak mengagungkan atau memegahkan diri atas prestasi kita, tapi dengan rendah hati mensyukuri, bahwa semua karunia itu berasal dari Allah. Kesadaran semacam ini hanya dapat tumbuh, ketika kita memiliki kedekatan dengan Tuhan. Makin kita dekat dengan Tuhan, kian kita menyadari betapa besar dan agung seluruh pekerjaan-Nya. Dari refleksi ini, kita dapat memahami, bahwa sebenarnya kita hanya mengambil bagian kecil dalam karya agung-Nya.
Sr. M. Martha, P. Karm
Sabtu, 03 Januari 2026
1 Yoh 2: 29-3: 6 Mzm 98: 1.3-6 Yoh 1: 29-34
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

