“Hati-hati dengan suara-suara dari dunia kegelapan agar tidak terseret dan kita dipenjara di dalamnya. Tapi dengarkan dan ikuti suara hati untuk memerdekakan jiwamu.” -Mas Redjo
…
Memohon rahmat kebijaksanaan itu setiap hari saya lafalkan pada Allah untuk menafasi hidup ini agar saya jadi pribadi yang rendah hati.
Saya mohon dianugerahi kepekaan itu untuk melihat, mendengar, dan memahami suara hati serta mampu membedakan dengan suara-suara dari dunia kegelapan.
Dengan memilih dan memilah saya memfilter suara-suara yang datang dari sesama dan medsos itu untuk diselaraskan dengan suara hati yang adalah sumber kebenaran. Hal-hal baik dan benar itu untuk dibagikan dalam hidup keseharian. Karena hati kita adalah takhta-Nya.
Untuk melihat dan mendengar dengan hati itu saya mendisiplinkan kebiasaan baik untuk bersikap tenang dan berpikir jernih agar saya tidak terperangkap ke dalam bujuk rayu si Jahat. Tapi agar tetap fokus pada hal-hal baik dan positif yang dilandasi kasih. Karena Allah adalah kasih dan murah hati.
Hidup yang diarahkan untuk selalu mendengarkan dan mengikuti suara hati berarti kita makin mendekatkan diri kepada Allah. Untuk mengabdi dan melayani-Nya.
Hidup yang tidak diorientasikan demi hasil pencapaian duniawi, tapi demi pemaknaan jiwa sejati. Hidup ikhlas untuk taat dan setia pada kehendak Allah.
Fokus untuk selalu mendengarkan, mengikuti, dan melaksanakan suara -suara kebenaran yang berasal dari firman Allah (Yoh 17: 17) agar jadi nyata dalam hidup keseharian kita.
Firman Allah yang memerdekakan jiwa, dan bahagia.
…
Mas Redjo

